Pengetahuan merupakan aset yang paling penting bagi organisasi dan bisnis pada saat ini. Pengetahuan adalah informasi dalam konteks untuk menghasilkan pemahaman ditindak lanjuti. Manajemen pengetahuan adalah proses sistematis dimana pengetahuan, yang dibutuhkan suatu organisasi untuk mencapai keberhasilan operasional, dibuat, ditangkap, disebarluaskan dan dilipatgandakan. Ada banyak penentu bagi organisasi untuk secara efektif dapat mengelola pengetahuan yang mereka miliki, sehingga hambatan untuk mengelola pengetahuan dapat diatasi. Mengelola pengetahuan dengan baikdan benar dapat memberikan keuntungan signifikan bagi organisasi.. Cara tercepat dan paling efektif, agar perusahaan dapat mengelola dengan kuat aset pengetahuannya adalah melalui transfer sistematis praktik terbaik (best practice). Membuat pengetahuan tacit menjadi eksplisit adalah fungsi utama dari manajemen pengetahuan.
Model SECI yang diusulkan oleh Ikujiro Nonaka, untuk menyatakan bagaimana pengetahuan tacit dan pengetahuan eksplisit berinteraksi untuk menciptakan pengetahuan dalam organisasi, melalui empat proses konversi atau pola: Sosialisasi (tacit ke tacit) , Eksternalisasi (tacit ke eksplisit), Kombinasi (eksplisit ke eksplisit), dan Internalisasi (eksplisit ke tacit)
