By zuhdi4trisakti, on January 8th, 2012%
The KM discipline approach to defining KM success has been in first identifying critical success factors (CSF), bundling them into success models, and then finally defining success. CSFs are those factors that have been found to be determinants of KM success. These success criteria were identified through a number of studies using a variety . . . → Read More: KM Success Assessment
By zuhdi4trisakti, on December 7th, 2011%
Portal pengetahuan(Knowledge Portal atau KP) merupakan tempat kerja maya (virtual workplaces) yang mempromosikan upaya berbagi pengetahuan yang aman, diantara bebera[a katagori dari pengguna akhir. KP memberikan kemudahan akses pada data terstruktur yang tersimpan dan mengorganisasikan data yang tidak terstruktur. Aplikasi berbasis web ini memberikan satu tempat akses pada informasi online, dan mampu menyederhanakan akses . . . → Read More: Knowledge Portal dan KM Tools
By zuhdi4trisakti, on November 22nd, 2011%
Penerapan sistem manajmen pengetahuan (KMS) dapat dimulai dengan satu atau beberapa percontohan (pilot project, misalnya departemen atau fungsional tertentu) yang sasarannya telah didefinisikan dengan jelas. Pilihlah percontohan yang kesuksesasannya dapat terlihat jelas dan memiliki pengaruh yang signifikan, dengan sebanyakmungkin melibatkan penggunanya.
Keberhasilan penerapan KMS dapat dicapai dengan berkonsentrasi pada pemanfaatan hasil evaluasi (lesson learned) . . . → Read More: Strategi Penerapan KMS
By zuhdi4trisakti, on November 16th, 2011%
Sebuah strategi Manajemen Pengetahuan (KM) yang baik merupakan sebuah perencanaan tindakan, yang menggambarkan kebutuhan-kebutuhan yang harus dijalankan terkait dengan strategi organisasi, serta memberikan batasan-batasan waktu ( timeline). Faktor penentu keberhasilan proyek KM adalah komitmen dari pimpinan eksekutif, yang telah mendefinisikan arti/manfaat KM bagi organisasi, mengembangkan visi dan misinya. Permasalahan yang akan dijumpai, ketika pengintegrasian . . . → Read More: Implementasi KMS
By zuhdi4trisakti, on November 11th, 2011%
Perubahan dapat digambarkan sebagai sebuah proses yang memiliki 3 bagian (kondisi/tahap) dan harus dikelola, yaitu kondisi yang dinginkan (future state), kondisi sekarang (current state) dan kondisi peralihan (transition state). Manajemen perubahan menitikberatkan pada (1) pengembangan rencana kegiatan untuk tahap/fase peralihan (2) mengukur seberapa besar potensi perubahan dan berapa banyak orang yang akan terpengaruh, (3) . . . → Read More: Manajemen Perubahan
By zuhdi4trisakti, on October 18th, 2011%
Sistem pakar (expert system atau knowledge based system atau artificial intelligence based system) adalah aplikasi sistem informasi yang menangkap dan mengumpulkan semua pengetahuan atau pengalaman seorang pakar (expert atau spesialis), kemudian mensimulasikan pengetahuan tersebut untuk digunakan oleh orang yang tidak atau kurang ahli.
Sistem ini efektif diterapkan dalam beberapa hal, antara lain: - Pemanfaatan . . . → Read More: Sistem Pakar
By zuhdi4trisakti, on October 18th, 2011%
Sebagai salah satu jenis aset pengetahuan terpenting sebuah organisasi, sumber daya manusia pada saat ini dituntut menjadi Knowledge Worker (KW), sehingga harus dikelola pengetahuannya, agar terus meningkat nilainya dan meningkat kontribusinya bagi keuntungan organisasi. KW mampu mentransformasi pengalaman personal dan korporat menjadi pengetahuan, melalui pengumpulan (capturing), pengukuran (assessing), penerapan (applying), berbagi (sharing) dan penyebarluasan . . . → Read More: Pengelolaan Human Capital
By zuhdi4trisakti, on October 4th, 2011%
Pengetahuan merupakan aset yang paling penting bagi organisasi dan bisnis pada saat ini. Pengetahuan adalah informasi dalam konteks untuk menghasilkan pemahaman ditindak lanjuti. Manajemen pengetahuan adalah proses sistematis dimana pengetahuan, yang dibutuhkan suatu organisasi untuk mencapai keberhasilan operasional, dibuat, ditangkap, disebarluaskan dan dilipatgandakan. Ada banyak penentu bagi organisasi untuk secara efektif dapat mengelola pengetahuan yang mereka miliki, sehingga hambatan untuk mengelola pengetahuan dapat diatasi. Mengelola pengetahuan dengan baikdan benar dapat memberikan keuntungan signifikan bagi organisasi.. Cara tercepat dan . . . → Read More: Organisasi Pembelajaran.
By zuhdi4trisakti, on September 30th, 2011%
• Organisasi modern sangat bergantung pada ketersediaan sumber pengetahuan ( data da informasi) untuk dapat menjalankan organisasi secara unggul. Perkembangan kebutuhan yang sangat pesat menimbulkan ketersediaan data yang semakin besar (karena tuntutan kelengkapan, baik isi maupun format) serta aplikasi perangkat lunak yang semakin kompleks.
•Komponen dari solusi bisnis berbasis informasi yang paling penting adalah . . . → Read More: Knowledge and Data Engineering
By zuhdi4trisakti, on September 22nd, 2011% Manajemen Pengetahuan ( ISM 322 )
Prasyarat : SIM
Deskripsi Ringkas:
Mata kuliah ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pengetahuan sistem Manajemen Pengetahuan (MP), sebuah alat bantu berbasis sistem komputer, yang digunakan organisasi untuk:
Membangun dan memelihara pangkalan (repository) dari pengetahuan organisasi Membangun sebuah “institutional memory” Menghimpun, mengatur (organize), menyebarkan, dan mengupayakan agar . . . → Read More: Silabus Manajemen Pengetahuan
|
A sample text widget
Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis
euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.
Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan.
Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem,
suscipit in posuere in, interdum non magna.
|
|