Perintisan dan Pengembangan Technopreneurship di Kampus

Technopreneurship adalah upaya pengembangan kewirausahaan dengan mengutamakan pemanfaatan teknologi yang tepat guna, untuk menciptakan keunggulan usaha.

Technopreneurship (TP), menuntut kemampuan pelakunya kemampuan untuk (1) memanfaatkan keahlian/disiplin ilmunya untuk bisnis (2) menangkap peluang untuk penciptaan bisnis. (3) melalui invensi diubah menjadi inovasi yang memberikan peluang besar untuk menjadi bisnis (4) mengidentifikasi inovasi yang dapat . . . → Read More: Perintisan dan Pengembangan Technopreneurship di Kampus

Share

Laporan Akhir MPTI

Format Laporan Akhir  MPTI

KATA PENGANTAR BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang I.2 Maksud dan Tujuan Proyek I.3 Ruang Lingkup I.4 Metodologi Pelaksanaan Proyek BAB II LANDASAN TEORI II.1 < terkait pengetahuan manajemen proyek > II.2 < terkait domain aplikasi proyek yg dikerjakan > II.3 < terkait metodologi pengembangan proyek > II.4 < terkait . . . → Read More: Laporan Akhir MPTI

Share

Manajemen Integrasi Proyek

Pengelola atau manajer proyek (MP) harus  mampu  memadukan dan mengkoordinasikan 8  area pengetahuan dalam manajemen proyek, selama siklus hidup pengembangan proyek. Persoalan utama adalah dalam penentuan skalabilitas (antara cukup dengan gambaran besar dan fokus ke perincian).  Pengintegrasian pengetahuan dimulai sejak penyusunan project charter, bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk membuat dokumen yang secara  formal . . . → Read More: Manajemen Integrasi Proyek

Share

Manajemen Komunikasi Proyek

Manajemen komunikasi proyek (MKP)  dibutuhkan untuk mensosialisasikan kebijakan-kebijakan pengembangan proyek, hasil-hasil kerja proyek, dan melakukan kooordinasi dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan. MKP menjelaskan proses-proses yang dibutuhkan untuk dapat dipastikan agar informasi proyek dapat dikumpulkan, disusun, disebar, dan disimpan. Terdiri dari perencanaan komunikasi, distribusi informasi, pelaporan kinerja, dan penyelesaian administratif. Beberapa tools dan teknik . . . → Read More: Manajemen Komunikasi Proyek

Share

Manajemen Resiko Proyek TIK

Resiko adalah kemungkinan akan terjadinya persoalan/kondisi (umumnya berupa kerugian atau hal yang bersifat negatif), sebagai akibat dari pemilihan alternatif tindakan. Sebenarnya  Resiko pada  Proyek, ketidakpastiannya  dapat pula berdampak positif. Manajemen Resiko Proyek (MRP) bertujuan untuk memahami masalah-masalah yang mungkin terjadi pada proyek dan bagaimana masalahmasalah tersebut akan menghalangi/menghambat keberhasilan proyek.

MRP bertujuan untuk mengantisipasi . . . → Read More: Manajemen Resiko Proyek TIK

Share

Manajemen SDM Proyek

Sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan dalam sebuah proyek merupakan kumpulan tenaga ahli yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek dengan memuaskan (on time, on budget dan on quality).  SDM proyek bukan hanya terdiri dari tim pengembang proyek saja, akan tetapi termasuk sponsor, pengguna, pelanggan, pengguna, staf pendukung (jika ada), vendor/supplier, dsb.

Manajemen SDM dibutuhkan dalam . . . → Read More: Manajemen SDM Proyek

Share

Manajemen Mutu Proyek

Proyek harus dijamin dapat memenuhi kebutuhan yang telah disepakati, melalui aturan-aturan berkaitan dengan mutu, prosedur ataupun pedoman yang berlaku. Kesepakatan ini dapat terukur melalui penjaminan bahwa parameter proses dan produk telah memenuhi spesifikasi (conformance to requirements) dan produk dapat digunakan sesuai maksud dan tujuannya (fitness for use).

Tahapan dalam pengelolaan . . . → Read More: Manajemen Mutu Proyek

Share

Pengelolaan Biaya

Biaya merupakan sumber daya yang dikorbankan atau yang tidak dapat dihindari, untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dapat juga diartikan sesuatu yang nantinya akan ditukarkan (dengan keuntungan tertentu). Ada 2 jenis biaya, yaitu terukur (tangible) dan tak terukur. Biaya biasa diukur dalam satuan mata uang.

Manajemen Biaya Proyek mencakup proses-proses yang diperlukan untuk memastikan bahwa . . . → Read More: Pengelolaan Biaya

Share

Penjadualan Proyek

Penyelesaian proyek  tepat waktu merupakan tantangan terbesar bagi seorang Manajer Proyek. Waktu merupakan sumber daya yang tidak fleksibel, apapun yang terjadi waktu akan terus berjalan. Dalam pelaksanaan proyek, jadwal menjadi sumber konflik, terutama pada tengah  sampai akhir pelaksanaan proyek.

Penjadualan (scheduling) bertujuan untuk mengelola waktu pelaksanaan, sedemikian rupa sehingga seluruh proyek dapat dilaksanakan sesuai . . . → Read More: Penjadualan Proyek

Share

Tugas Presentasi I ManProTI

Pada semester ini anda ditugaskan untuk mengerjakan proyek komersial di bidang Teknologi Informasi. Proyek dikerjakan secara kelompok, antara 2 hingga 3 orang anggota kelompok, termasuk pimpinan proyek. Kuliah tanggal 21 Oktober 2011 semua peserta harus mempresentasikan Proposal Proyek di depan kelas (pagi dan siang).

Bahan presentasi disajikan dalam paparan ringkas . . . → Read More: Tugas Presentasi I ManProTI

Share

Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.